BANDUNG. Kesehatan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Karena dengan sehat kita dapat melakukan aktivitas untuk terus berkarya dan menebar manfaat untuk sesama. Kesehatan yang diberikan Allah sudah sepatutnya kita syukuri, dan cara mensyukuri nikmat sehat yaitu dengan senantiasa menjaga kesehatan kita. Sehat itu mahal, begitu pepatah mengatakan. Tidak sedikit orang yang jatuh sakit dan memiliki keterbatasan biaya untuk membayar dan mengupayakan agar kembali sehat. Salah satunya yaitu Rizka Amelia (25).
Diagnosa awal Rizka menderita DBD dan harus dirawat. Namun sekitar pertengahan bulan Maret 2016 lalu Rizka baru diketahui menderita kanker darah. Saat kambuh, Rizka akan mengeluarkan darah dari rongga-rongga tubuhnya seperti mulut, hidung, dan telinga.
Keluarga merasa khawatir dengan penyakit yang dialami Rizka ini, sehingga segera membawanya ke rumah sakit Pindad Bandung. Saat perawatan di RS. Pindad, Rizka sudah menghabiskan delapan labu darah untuk tranfusi.
“Suami Rizka sudah lama meninggal, begitupun dengan ayahnya. Saat ini Rizka tinggal bersama anak perempuannya yang kini masih berusia sekolah dan bersama ibunya, Ratna. Mereka bertiga hidup dengan mengandalkan penghasilan dari Bu Ratna, bekerja sebagai seorang pembantu rumah tetangga. Karena pekerjaannya tidak tetap, penghasilan bu Ratna pun tidak menentu.” tutur Nur Shyfa, Project Monev RZ.
Dalam ikhtiarnya, Bu Ratna berdoa dan berharap adanya uluran tangan dari masyarakat untuk dapat meringankan beban yang mereka rasakan sekarang dan juga membantu proses pengobatan anaknya yaitu Rizka.
Alhamdulillah, dengan adanya bantuan dari para donatur RZ melalui sharinghappiness.org dapat mengurangi kebutuhan biaya pengobatan Rizka. Bantuan untuk Rizka disalurkan di RS Pindad Bandung pada hari Kamis (11/08) lalu. Karena masih memiliki tunggakan pengobatan, maka bantuan diberikan untuk melunasi tunggakan biaya di rumah sakit.
Newsroom/Nur Shyfa
Bandung