Ramadhan Segera Berakhir, Kenali Tanda Jika Puasa Kita Diterima

oleh | Mar 29, 2025 | Artikel, Inspirasi

Hanya dalam hitungan hari, bulan Ramadhan segera berakhir dan berganti menjadi Syawal. Tidak terasa, sudah selama satu bulan umat muslim melaksanakan puasa dan berbagai ibadah lainnya.

Tentu saja, kita nggak mau kalau puasa kita hanya meninggalkan lapar dan haus tanpa bernilai pahala di sisi Allah SWT.

كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْع وَالْعَطْش

Artinya, “Begitu banyak seseorang yang sedang berpuasa hanya menyisakan lapar dan haus,” (HR. Imam Ibnu Majah).

Sebelum meninggalkan Ramadhan, apakah puasa kita selama ini diterima oleh Allah? Ternyata ada lho beberapa ciri yang bisa dikenali, walaupun ketentuan mutlak tetap berada di tangan Allah, namun ciri-ciri ini bisa menjadi gambaran dan bahan intropeksi diri. Berikut penjelasannya.

Tips Libur Lebaran Aman dan Tenang

Tanda Puasa Ramadhan Diterima

Puasa Syawal

Dikutip dari nu.or.id, setelah Ramadhan umat muslim dianjurkan untuk melanjutkan puasa Syawal, khususnya di hari kedua selama tujuh hari mendatang. Bagi yang melakukan amalan tersebut, bisa menjadi salah satu tanda  orang yang sukses di bulan Ramadhan.

أَنَّ مُعَاوَدَةَ الصِّيَامِ بَعْدَ صَامَ رَمَضَانَ عَلاَمَةٌ عَلىَ قَبُولِ صَوْمِ رَمَضَانَ؛ فَإِنَّ اللّٰهَ تَعَالى إِذَا تَقَبَّلَ عَمَلَ عَبْدٍ وَفَّقَهُ لِعَمَلٍ صَالِحٍ بَعْدَهُ

Artinya, “Memiliki kebiasaan berpuasa setelah puasa bulan Ramadhan (puasa bulan Syawal) merupakan tanda dari diterimanya puasa Ramadhan. Sebab Allah menerima amal seseorang bergantung pada amal shalih sesudahnya,” (Ibnu Rajab al-Hanbali, Lathaiful Ma’arif, [Riyadh, Dar Ibnu Khuzaimah: 2007], halaman 494).

Kemudian, keutamaan lain yang diperoleh puasa di bulan Syawal adalah mendapat pahala ibadah yang setara dengan berpuasa satu tahun penuh.

Senyum Itu Sedekah: Amalan Ringan, Pahala Berlipat

Taubat dengan Sungguh-Sungguh

Tanda orang yang diterima puasa Ramadhannya adalah dengan berkomitmen tidak melakukan maksiat atau taubat secara sungguh-sungguh.

فمَنِ اسْتَغْفَرَ بِلِسَانِهِ وَقَلْبُهُ عَلَى الْمَعْصِيَةِ مَعْقُوْد، وَعَزْمُهُ أنْ يَرْجِعَ إلَى المَعَاصِي بَعْدَ الشَّهْرِ ويَعُوْدُ؛ فَصَوْمُهُ عَلَيْهِ مَرْدُوْدٌ، وَبَابُ القَبُولِ عَنْهُ مَسْدُوْدٌ

Artinya, “Siapa yang meminta ampunan secara lisan akan tetapi hatinya bertaut pada kemaksiatan, serta merencanakan untuk kembali melakukan maksiat setelah bulan puasa, maka puasanya ditolak dan pintu penerimaan tobat ditutup,” (Lathaiful Ma’arif, halaman 484).

Maka sudah seharusnya Ramadhan menjadi momen untuk memperbaiki diri secara konsisten dan bertaubat memohon ampun kepada Allah.

Sehingga, tanda puasa Ramadhan diterima adalah adanya perubahan positif pada dirinya dan lebih mendekatkan diri pada Allah. Meskipun begitu, yang menentukan dan mengetahui secara pasti puasa Ramadhan seseorang diterima hanya Allah SWT.


Kalkulator Zakat

Hitung zakat Anda secara akurat dengan kalkulator zakat kami

Donatur Care

Silakan cek riwayat donasi Anda disini

Link Terkait