SAMARINDA. Berawal dari tidak adanya pengelolaan sampah yang baik di kelurahan Sidodadi, RZ dengan semangat menciptakan kampung berseri sukses mendirikan bank sampah di wilayah binaan Sidodadi, Samarinda.
Warga begitu antusias dengan berdirinya bank sampah ini, meskipun saat ini bangunan bank sampah masih bersifat sementara dan sangat kecil, tapi tidak mengurangi semangat para warga untuk terus aktif dalam kegiatan bank sampah, sehingga kegiatan ini berkembang sangat cepat.
Setelah bank sampah berdiri, warga baru menyadari keuntungannya tidak hanya membuat lingkungan menjadi bersih, tetapi juga membawa manfaat lain yang lebih besar. Apalagi ditambah dengan program Urban Farming yang bisa menghijaukan lingkungan sehingga terwujud lingkungan yang Bersih, Sehat, dan Asri).
“Sampah yang tadinya sumber masalah, kini menjadi sumber penghasilan bagi warga kelurahan Sidodadi.
Saat ini tercatat ada 70 Nasabah aktif melakukan penimbangan setiap pekannya, rata-rata sampah yang dihasilkan sekitar 90 sampai dengan 185 kg/ penimbangan dengan omset tiap bulan Rp 500.000-Rp 1.800.000,” ujar ICD Fasilitator Sidodadi, Ritawati.***