PANGKALAN BUN. RZ (Rumah Zakat) mendirikan posko dapur umum, laundry, dan pemijatan untuk relawan dan anggota TNI yang melakukan evakuasi AirAsia QZ8501 di perairan Kalimantan Tengah. Selain itu, RZ pun menurunkan ambulance untuk mobilisasi jenazah dari posko pencarian dan evakuasi di Lanud Iskandar Pangkalan Bun ke RS Imanuddin.
“Dalam kondisi bencana seperti jatuhnya pesawat AirAsia ini, bukan hanya korban yang perlu menjadi perhatian, tetapi juga para relawan evakuasi. Mereka telah bekerja 11 hari tanpa henti. Karena itu selain membantu proses evakuasi, RZ juga memberikan layanan untuk relawan dan anggota TNI yang bertugas,” tutur Ahmad Faizs, Head of Program Management RZ, Selasa (07/01).
Sebelumnya, RZ menurunkan empat ambulance dan relawan untuk membantu proses evakuasi di Bandara Juanda, Surabaya. RZ pun bekerja sama dengan Indosat untuk menghadirkan layanan kesehatan dan posko segar bagi keluarga korban yang menunggu hasil pencarian di Bandara Juanda.
“Kami akan siaga membantu pihak terkait dalam pencarian dan evakuasi AirAsia QZ8501. Semoga dengan sinergi yang baik antar seluruh komponen masyarakat, jenazah dan puing pesawat dapat segera ditemukan,” ujar Faizs.
Sudah 11 hari Basarnas melakukan proses evakuasi korban jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501 di perairan Kalimantan Tengah. Hingga hari ini, jenazah yang berhasil dievakuasi yaitu 40 jenazah dari 167 orang yang berada di dalam pesawat.***
Newsroom/Sari A Rahmawati
Pangkalan Bun
PANGKALAN BUN. Tuesday (7/1), some volunteers of RZ set an aid post which provides massage and laundry service for Search and Rescue Joint Team and a soup kitchen in Pangkalan Bun, Central Kalimantan.
In addition, RZ also sent several ambulances to support the evacuation process of Air Asia QZ8501 victims. “In addition to pay attention on the victims and their family, RZ also tries to support and help the volunteers. They have worked nonstop for 11 days. Therefore, we have to pay our attention to them too,” Ahmad Faizs, Program Management Head of RZ, said.
Previously, RZ, Indosat, and PGN had sent 4 ambulances, 1 Mobile Clinic, 1 Health Van, and several volunteers to help the evacuation process in Juanda Airport, Surabaya.
National Search and Rescue Department claimed that currently the volunteers have successfully evacuated 40 bodies from 167 recorded victims. ***
Newsroom/Sari A Rahmawati
Pangkalan Bun