ACEH. RZ cabang Aceh menggelar pembinaan bagi warga binaan di Desa Lieue, Kecamatan Darussalam, Kamis (21/8). Materi pembinaan disampaikan oleh pemateri dari pihak Puskesmas Lambaro Angan, Rosmiati dan Mawaddah. Mereka merupakan petugas puskesmas setempat yang wilayahnya termasuk wilayah binaan RZ.
Materi yang disampaikan adalah seputar kesehatan tubuh yang sering dialami oleh semua manusia tanpa terkecuali dan biasanya sering dialami oleh anak-anak dan balita. “ISPA, merupakan penyakit yang dapat digolongkan tidak terlalu berbahaya. Namun apabila penyakit tersebut dibiarkan dan tidak diobati maka dapat berakibat fatal bagi penderitanya,” ujar salah satu pemateri Mawaddah.
Sebelum materi disampaikan, para penerima manfaat diberikan pertanyaan atau pretest. Hampir semua dari mereka tidak memahami mengenai ISPA. Setelah materi disampaikan semuanya oleh pihak puskesmas maka dilakukan postest untuk mengetahui apakah materi yang disampaikan dapat diterima oleh para penerima manfaat atau belum. “Alhamdulillah ilmu yang di dapatkan banyak sekali dan menjadi tahu apa saja gejala-gejala yang ditimbulkan oleh ISPA dan bagaimana cara pencegahannya,” pungkas salah satu penerima manfaat Ratna di akhir acara.***
Newsroom/Yasir Arafad
Aceh
ACEH. To civilize a healthy lifestyle in Aceh, RZ Aceh held health counseling program in Lieue, Darussalam, Thursday (21/8).
In this opportunity, RZ invited two officers of Lambaro Angan Public Health Center, Rosmiati and Mawaddah, to deliver the dangers of Acute Respiratory Tract Infections (ARI).
“ARI categorizes as a non-dangerous disease. However, it can be extremely dangerous if we don’t treat it immediately,” Mawaddah said.
Before the counseling, the participants were invited to join pretest. Most of them were not understand about ARI. After the deliverance of the material, RZ gave posttest to measure attendance’s level of understanding. “Alhamdulillah, I’ve got a lot of important information about ARI. Now I know its symptoms and how to cope with it,” Ratna, a participant, said.***