SOLO. Para Relawan RZ melakukan aksi evakuasi pasar Klewer yang ludes terbakar pada hari Sabtu (27/12) malam lalu. Relawan RZ bersama warga membantu pihak berwenang melakukan evakuasi dan membersihkan lokasi pasar terutama puing-puing yang berserakan.
Menurut informasi yang dimuat berbagai media menyebutkan, bahwa Pasar Klewer yang berada di Jalan dr. Radjiman, Solo, Sabtu (27/12) malam ludes terbakar. Pasar tekstil terbesar di Jawa Tengah tersebut dihuni oleh ribuan pedagang batik di lantai 1 dan konveksi lainnya di lantai 2. Dari total 2,320 kios di Pasar Klewer, 1,532 kios ludes terbakar.
Hingga Senin (29/12), proses melakukan proses evakuasi pasar. Bahkan hingga Senin, kondisi pasar batik terbesar di Asia tersebut masih panas. Sejumlah titik api masih muncul di lantai bawah kios dan los pasar.
“Kami hanya bisa bantu sebisa mungkin pada musibah kebakaran ini, semoga mereka yang terkena musibah ini, diberikah ketabahan dan dimudahkan rezekinya, aamiin,” tutur Relawan RZ, Irma Nurhanifah.***
Newsroom/Diki Taufik
Solo
SOLO.Monday (29/12), some volunteers of RZ help local government and residents to clean the debris of Klewer Textile Market which was burned down on Saturday (27/12).
The fire was first detected on the second floor of the iconic market at about 8 p.m. Saturday, or three hours after the market’s official operational hours of 7 a.m. to 5 p.m. ended.
Klewer is the biggest textile market in Central Java. It is located in dr. Radjiman Street, Solo. Klewer has more than 2 thousands kiosks and 1.532 kiosks were burned down at that night.
“We try to help them as much as we could. Hopefully, the victims of Klewer wild fire disaster will be more patient to face it,” Irma Nurhanifah, a volunteer, said. ***
Newsroom/Diki Taufik
Solo