BOYOLALI. Permasalahan tumbuh kembang balita menjadi sangat penting manakala kita ingin mewujudkan cita-cita kehidupan generasi yang lebih baik. Sudah banyak proram pemerintah untuk mengatatasi permasalahan ini. Posyandu salah satu program yang sudah merata di setiap sudut kampung ada.
Kesadaran masyarakat terkadang menjadi kendala tersendiri untuk mewujudkan tujuan program pemerintah tersebut. RZ melalui Relawan Inspirasi yang melakukan pendampingan di desa Ngargorejo Boyolali masih menemukan adanya balita dengan status gizi buruk di wilayah desa tersebut. Balita tersebut tidak masuk data posyandu maupun puskesmas karena memang tidak pernah dibawa ke posyandu terdekat.
RZ melakukan intervensi program kepada 3 balita dengan status gizi buruk dan kurang di desa Ngargorejo. Dengan memberikan makanan tambahan (PMT) rutin setiap pekan dan pemantauan perkembangan kesehatan balita tersebut diharapkan balita bisa tumbuh kembang dengan normal seperti balita pada umumnya yang sehat.***
Newsroom/Wakhid Subrata
Boyolali
BOYOLALI. On the human growth phase, toddler is an important age because this period is the period when human’s brain and body grow significantly. Thus in this period, parents must notice their child condition to ensure their child future growth.
Adequate nutrition intake is a must in order to support toddler growth.Therefore, the issues of malnutrition toddler are issues that must be considered. As a concern toward malnutrition toddlers in Indonesia, RZ presents a program named Siaga Gizi Balita that focuses on aiding malnourished toddlers.
This month, RZ conducts an intervention program toward 3 malnourished toddlers in Ngargorejo Village, Boyolali, Central Java. The intervention program is in the form of distribution supplementary food packages containing formula milk, biscuits, and mung bean porridge.
Through this program RZ aims to eradicate extreme hunger and alleviate the number of child mortality. In addition, this program also in accordance with one of Millennium Development Goals namely eradicates extreme poverty and hunger. ***