[:ID]POSKO HANGAT RZ DISERBU PENGUNGSI BANJIR BALEENDAH BANDUNG[:en]RZ'S WARM POST CROWDED BY VICTIMS OF BALEENDAH FLOOD[:]

oleh | Nov 3, 2016 | News

[:ID]posko-hangat-rz-diserbu-pengungsi-banjir-baleendah-bandungBANDUNG. Dilansir dari BPDB Kab. Bandung, banjir masih melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung sejak (29/10) seperti di Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang.

Banjir yang diakibatkan luapan Sungai Citarum ini menyebabkan air memasuki pemukiman di Baleendah hingga ketinggian dagu orang dewasa, hal ini menyebabkan warga yang terdampak banjir harus diungsikan ke GOR Inkanas. Jumlah pengungsi di GOR Inkanas sebanyak 25 KK dari Kampung Cieunteung, 70 jiwa dari Kampung Cigosol, Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah.

Rabu malam (02/11) Relawan RZ membuka posko hangat dilokasi pengungsian, yaitu di GOR Inkanas Baleendah. Pembukaan posko hangat ini disambut baik oleh kepala posko GOR Inkanas, dan dalam waktu singkat langsung diserbu oleh warga yang mengungsi di GOR Inkanas. Di Posko hangat ini Relawan Nusantara menyiapkan susus sereal, kopi, air mineral, dan air hangat.

“Dalam beberapa menit minuman hangat yang kami siapkan langsung diserbu oleh warga, anak-anak ataupun orang dewasa, pembukaan posko hangat di GOR Inkanas masih akan dibuka hingga beberapa hari kedepan.” tutur Sugeng, salah relawan yang ikut ke GOR Inkanas.

 

Newsroom/Sandy
Bandung[:en]posko-hangat-rz-diserbu-pengungsi-banjir-baleendah-bandungBANDUNG. Reporting from BPDB Bandung, floods still hit several districts in Bandung such as in Dayeuhkolot Subdistrict, Baleendah, and Bojongsoang since Saturday (29/10).

Flood that caused by overflow of Citarum River caused water to enter the settlements in Baleendah up to chin height of an adult, it causes affected residents had to be evacuated to the GOR Inkanas. The number of refugees in GOR Inkanas as many as 25 families from Cieunteung village, 70 inhabitants from Cigosol village, Andir subdistrict Baleendah district.

Wednesday night (02/11) RZ Volunteer opened warm post in evacuation location, namely in GOR Inkanas Baleendah. The opening of the warm post was welcomed by the head of GOR Inkanas, and in a short time immediately crowded by displaced people in GOR Inkanas. In this warm Post Volunteer prepare cereal milk, coffee, mineral water, and warm water.

“Within a few minutes, warm drinks that we prepared directly invaded by citizens, children or adults, the opening of warm post in GOR Inkanas still opened up to a few days.” Said Sugeng, one of the volunteers who come to GOR Inkanas.

 

Newsroom/Sandy
Bandung[:]