[:ID]AMBON. Peringatan HUT RI ke-71 juga dirayakan anak-anak jalanan Kota Ambon. Kegembiraan terpancar dari wajah mereka. Bukan lomba pacu balap goni, bukan pula lomba makan kerupuk, melainkan anak-anak diajak lomba hitung menghitung.
Kegiatan ini bertujuan untuk menstimulus kecerdasan anak-anak jalanan dalam perhitungan matematika, karena mereka tidak mengenyam pendidikan sekolah formal.
“Memang ini beda dari yang lain, kalau yang lain mereka membuat lomba makan kerupuk, lari karung dll, namun kami para relawan dengan menghadirkan lomba menghitung, tujuannya agar bisa mensimulasi kecerdasan seorang anak walau tanpa harus bersekolah.” Ungkap Said, Koordinator Relawan RZ Ambon.
“Perlombaan yang kami selenggarakan pada Minggu (14/08) ini dibagi menjadi dua bagian, Perkalian untuk anak usia 11 tahun sedangkan pertambahan dan pengurangan untuk anak 5-7 tahun.” Tambah Said.
“Sebelum melakukan perlombaan ini, sebelumnya kami bersama Komunitas Sekolah Jalanan (KSJ) Ambon telah beberapa pekan melakukan pembinaan kepada anak-anak. Mereka kami ajarkan bagaimana hitung menghitung” Tutup Said.
Newsroom/Anto
Ambon[:en] 71st indonesia independence day commemoration is also celebrated by street children in Ambon. Excitement radiated from their faces. Not Sack race, nor a cracker eating race, but children are invited joint counting race.
This activity aims to stimulate the intelligence of street children in mathematical calculations, because they do not attend school formal.
“It is different from the others, if the others make crackers eating race, sack race and other race, but our volunteers presented a counting race, the goal that can simulate the intelligence of a child even without having to go to school.” Reveal Said, Coordinator of Volunteer of RZ Ambon.
“The race that we held on Sunday (08/14) is divided into two parts, Multiplication for children aged 11 years, while Addition and Subtraction for children 5-7 years.” Added Said
“Before doing this race, we previously with the School Street Community (KSJ) Ambon has provided guidance to children for few weeks. We teach them how to count “Closed Said.
Newsroom/Anto
Ambon[:]