[:ID]MEDAN. Qur’an Camp merupakan progra yang digulirkan untuk melakukan percepatan hafalan Al-Qur’an siswa. Qur’an Camp diadakan untuk siswa yang memiliki hafalan di juz 29 dan 30. Peserta diseleksi dari siswa yang sudah akan habis hafalan juz 30 dan 29. Setelah diseleksi maka terpilihlah 20 peserta Qur’an Camp yang siap dikarantina.
Selama 3 hari siswa diasramakan di rumah salah satu donatur yang rumahnya bersedia dijadikan asrama selama 3 hari. Di dalam rumah yang mewah dengan fasilitas lengkap disitulah peserta Qur’an Camp dikarantina.
Dr. Suzy, seorang dokter spesialis bedah syaraf sangat senang rumahnya bisa dijadikan tempat untuk anak – anak menghafal qur’an. Dr. Suzy juga berpesan kepada anak – anak untuk harus semangat menghafal Al-Qur’an agar bisa menjadi anak yang membanggakan. Beliau juga berjanji akan memberi hadiah bagi siswa yang berhasil menghafal Al – Qur’an 30 Juz.
Selain menghafal Qur’an siswa juga mendapat tausiyah dari ustadzah Raudah yang merupakan seorang hafidzah. Mereka sangat senang mendengar pengalaman Ustadzah Raudah dalam menghafal Al – Qur’an.
Adapun tahajud juga menjadi agenda rutin selama mereka dikarantina. Output dari karantina tersebut diharapkan siswa SD Juara Medan semakin banyak hafalannya. Masing – masing pencapaian mereka berbeda – beda sesuai kemampuannya. Ada yang dapat menyelesaikan 2 sampai 3 surah di juz 30 dan 29 selama karantina.
“Targetnya di bulan Oktober ini siswa yang masih juz 30 berhasil menyelesaikan hafalan juz 30.” ucap Arif Rahman.
Acara Qur’an Camp ini akan diadakan setiap bulan pada pekan ke-4. “Selain hafalan mereka bertambah diharapkan setelah mengikuti Qur’an Camp akhlaknya semakin baik. Aamin.” lanjutnya.
Newsroom/Arif Rahman
Medan[:en]MEDAN. Qur’an Camp is a program initiated to accelerate students’ recitation of the Qur’an. Qur’an Camp is held for students who have memorization in chapters 29 and 30. The participants were selected from students who have memorized 30 and 29. After being selected, 20 participants elected for Qur’an Camp to be quarantined.
During the three days the students garrisoned in the home of one of donator who is willing to be hostel for 3 days, in the luxury house with complete facilities therein participants of Qur’an Camp quarantined.
Dr. Suzy, a neurological surgeon is very happy that her home can be a place for children to memorize the Quran. Dr. Suzy also advised the children to be spirit in memorizing Qur’an in order to become a proud child. He also promised to reward students who managed to memorize chapter 30.
In addition to memorizing the Qur’an students also got Islamic lecture from ustadzah Raudah who is a Hafidzah. They were very happy to hear Ustadzah Raudah experience in memorizing Al – Quran.
The tahajud also become a regular agenda during quarantine day. Output from the quarantine is expected that students of SD Juara can have more memorization. The achievements they got are different, it is according to their ability. Anyone can complete 2 to 3 surah in chapters 30 and 29 during the quarantine.
Newsroom/Arif Rahman
Medan[:]