KELAS EdukASI KLINIK RBG RZ MEDAN AJAK MASYARAKAT PEDULI ASIEdukASI CLASS FROM RZ MEDAN'S RBG CLINIC FOR COMMUNITY

oleh | Agu 8, 2016 | News

KELAS EdukASI KLINIK RBG RZ MEDAN AJAK MASYARAKAT PEDULI ASIMEDAN. (07/08) “Masih teringat jelas ketika Saya dan tim Klinik RBG RZ Medan melakukan program penyuluhan kesehatan keliling di wilayah binaan Kecamatan Medan Selayang dan Medan Sunggal, dengan didampingi oleh kader Posyandu dan Bidan dari Puskesmas. Saat itu kami mengambil data dari 20 ibu hamil. 75% diantaranya tidak memberikan ASI kepada bayinya.”, ujar dr. Fitria Ramadhani S. Pane, Manajer Klinik RBG RZ Medan.

Dalam upaya mengkampanyekan ASI, Klinik RBG RZ Medan memberikan layanan yang terus disempurnakan. Pengetahuan yang kurang sering menjadi kendala bagi ibu menyusui, sehingga akhirnya memutuskan tidak memberikan ASI bagi bayinya. Banyak ibu menyusui dengan tingkat ekonomi rendah beranggapan bahwa lebih baik waktunya digunakan untuk membantu perekonomian keluarga dengan bekerja daripada untuk menyusui, anak bisa dititipkan ke orang lain dan diberi susu formula.

Padahal kenyataannya biaya yang digunakan untuk membeli susu formula lebih banyak dari gaji yang diperoleh. Untuk menutupinya, ibu memberikan makanan padat kepada bayi setelah usia bayi 1 bulan. Padahal ini sangat berbahaya untuk usus bayi.

Bersama konselor laktasi dari AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) Sumatera Utara, Klinik RBG RZ Medan membuka kelas “EdukASI” tentang kehamilan hingga pemberian ASI. Peserta yang berasal dari member klinik ini mendapat pengetahuan mulai dari proses awal kehamilan, cara kerja organ-organ yang memproduksi dan menyalurkan ASI, fakta dan mitos seputar ASI, Inisiasi Menyusu Dini (IMD), penyulit ASI, gizi untuk ibu menyusui, hingga menyapih dengan cinta. Lengkap diberikan kepada ibu hamil, dengan harapan dengan pengetahuan ini maka ibu hamil lebih siap menjalani proses kelahiran bayi dan proses menyusui bayi.

Kelas “EdukASI” ini juga memiliki Kelompok Pendukung ASI (KP ASI). Anggota kelompok ini berasal dari ibu-ibu yang telah lulus kelas “EdukASI”. Gelar S1 diberikan saat wisuda ASI untuk bayi yang mendapat ASI ekskusif selama 6 bulan, dilanjutkan ASI sampai 1 tahun dan (Makanan Pendamping ASI) MP ASI (gelar S2). Bagi yang melanjutkan pemberian ASI hingga usia 2 tahun dan MPASI akan mendapat gelar S3. Ibu-ibu yang anaknya telah diwisuda bergabung membentuk Kelompok Pendukung AS (KP ASI). Ibu-ibu inilah yang disebut KASI (Kader ASI).

KASI melakukan sosialisasi ASI ini secara personal kepada pasien di klinik dan Posyandu di wilayah binaan. Ibu-ibu yang menjadi peserta ini disebut dengan SASI (Sahabat ASI). KASI mengingatkan kepada SASI untuk rutin mengikuti kelas EdukASI, kontrol kehamilan di klinik, dan memberi dukungan kepada SASI yang telah melahirkan agar dapat memberi ASI kepada bayinya hingga 2 tahun. KASI bersama tim Klinik RBG RZ Medan juga mengadakan USG keliling dan edukasi kepada masyarakat di wilayah binaan.

Upaya pendampingan kepada ibu hamil melalui ANC (Antenatal Care) hingga home visit ibu pasca melahirkan juga dilaksanakan agar ibu-ibu semakin termotivasi untuk memberikan ASI kepada anaknya. Para KASI juga memberikan penyuluhan kepada keluarga dan umum agar nantinya mereka juga mendukung ibu-ibu untuk memberikan ASI kepada anaknya hingga usia 2 tahun.

 

 

Newsroom/Fitria Ramadhani S.Pane
MedanKELAS EdukASI KLINIK RBG RZ MEDAN AJAK MASYARAKAT PEDULI ASI “Still remember clearly when I and RZ Medan’s RBG Clinic carried out health education program in the target area around Medan Selayang and Medan Sunggal, accompanied by Posyandu cadres and midwife from the health center. At that time we took data from 20 pregnant women. 75% of them do not give breast milk to their babies. “, Said dr. Ramadhani Fitria S. Pane, Clinic Manager of RZ Medan’s RBG.

In an effort to campaign for breastfeeding, RZ Medan’s RBG clinic provides a service that continues to be refined. Lack of knowledge is often an obstacle for breastfeeding mothers, so they decided not give milk for her baby. Many breastfeeding mothers with low economic level is better to use their time to help the family economy by working rather than to breastfeed, and the child can be entrusted to others and give formula milk to their children.

When in fact the costs used to buy formula milk more than the salary earned. To cover it, the mother giving solid foods to babies after 1 month old baby. Yet this is very dangerous for the baby’s gut.

Together with lactation counselor from AIMI (Indonesian Breastfeeding Mothers Association) North Sumatra, RZ medan’s RBG Clinic open “edukASI” classroom about the pregnancy to breastfeeding. Participants from member clinics have received the knowledge starting from the beginning of pregnancy, the workings of the organs that produce and distribute the milk, facts and myths about breastfeeding, Early Initiation of Breastfeeding (IMD), complications of breastfeeding, nutrition for nursing mothers, to wean with love. Full given to pregnant women, in the hope with this knowledge, the more pregnant women are ready to undergo the process of childbirth and breast-feeding a baby.

” EdukASI” Class also has a breastfeeding support groups (KP ASI). Members of this group are from mothers who have passed ” EdukASI” Class. S1 degree awarded at graduation breast milk for babies who are breastfed for 6 months, continued breastfeeding up to one year and (Complementary feeding) MP ASI (S2 degree). For those who continue breastfeeding until the age of 2 years and MPASI will receive the title of S3. Mothers whose children have graduated combine to form a Support Group AS (KP ASI). The mothers are called KASI (Kader ASI).

KASI socializing ASI is personal to the patient at the clinic and integrated in the target area. Mothers who participated in this program called SASI (Sahabat ASI). KASI remind the SASI for routinely follow education class, birth control clinic, and providing support to Sasi who have given birth in order to breast-feed their babies up to 2 years. KASI together with RBG Clinic team also hold mobile ultrasound to educate people in the target area.

Efforts assistance to pregnant women through ANC (Antenatal Care) to maternal postpartum home visit was also carried out in order to more motivated mothers to breastfeed the child. The KASI also provide counseling to families and the public so that later they also support mothers to breastfeed the child until the age of 2 years.

 

Newsroom/Fitria Ramadhani S.Pane
Medan