TANGERANG. Bank Sampah Berseri berdiri pada tanggal 23 Mei 2014, diketuai oleh Budiasih dengan sekretaris Nyai Maesaroh dan bendahara Dzikrun. Dengan 66 nasabah aktif Bank Sampah Berseri menjadi percontohan di Kelurahan Rengas, Ciputat Timur. Walau tidak memiliki tempat/lapak khusus untuk mengumpulkan dan menyimpan sampah sementara, Bank Sampah Berseri tetap dapat berjalan.
Pengurus Bank Sampah Berseri dengan aktif melakukan edukasi kepada warga tentang pengelolaan sampah serta mengajak mereka untuk menjadi nasabah aktif. Pengurus dan warga kemudian menyepakati waktu dan tempat penimbangan, bisa dipilih satu hari dalam sepekan, dua pekan, atau hanya sekali sebulan, sesuai potensi sampah yang dapat warga kumpulkan.
Tempat penimbangan berupa tempat atau lapangan terbuka yang memiliki akses strategis dan dapat dilalui oleh mobil untuk pengakutan sampah yang sudah ditimbang. Sehingga sampah yang ditimbang langsung diangkut dan dibeli oleh pengepul yang ditunjuk dan terikat perjanjian kerja sama.
Hasil penjualan langsung dibukukan ke dalam buku tabungan sesuai dengan jenis tabungan yang dipilih nasabah. Adapun jenis- jenis tabungannya antara lain Tabungan Hari Raya, Tabungan Pendidikan, Tabungan Reguler dan Tabungan Sosial.
Hingga saat ini total sampah yang sudah berhasil ditimbang tercatat sekitar 703 kg, dengan konversi dalam bentuk tabungan nasabah total sebesar Rp1.265.575 yang sudah dibukukan. Penimbangan terjadwal setiap pekannya di hari Jum’at dengan pembagian pekan pertama penimbangan RT 1, 3 dan 4, pekan kedua RT 2, pekan ketiga RT 5 dan pekan keempat RT 6 (total 6 RT dalam RW 11).
Penimbangan dikomandoi oleh ketua bank sampah. Warga yang datang membawa sampah untuk ditimbang terlebih dahulu mendaftar, setelah sampahnya ditimbang dicatat oleh sekretaris, kemudian hasilnya diberikan kepada bendahara yang mengkonversi dan mencatat dalam bentuk tabungan, dan diterima nasabah dalam bentuk buku tabungan.
Bank Sampah Berseri yang beralamat di Jl. Cemara RT 04 RW 11 Rengas, Ciputat Timur ini sudah cukup mandiri. Hasilnya sudah dapat dinikmati oleh pengurus serta warga yang menjadi nasabah aktif.
“Alhamdulillah, senang juga ada kegiatan bank sampah dari RZ, sampah yang selama ini keliatan tidak berharga ternyata bisa jadi tabungan, semoga tabungannya nanti sampai bisa beli motor atau buat naik haji. Aamiin.” ujar Erni, seorang warga yang menjadi partisipan Bank Sampah Berseri.***