BANDUNG. World No Tobacco Day diperingati diseluruh dunia setiap tanggal 31 Mei. Peringatan ini dimotori oleh anggota World Health Organization pada tahun 1987. Peringatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran global akan bahaya penggunaan tembakau dan akibat negatifnya bagi kesehatan.
Dalam momen tersebut, Indonesia masih menyimpan beragam permasalan kesehatan yang ditimbulkan dari aktifitas merokok. Yang lebih menyedihkan terjadi pada kelompok masyarakat miskin, data survey nasional menyatakan, bahwa pengeluaran orang miskin untuk merokok dalam sebulan mencapai Rp. 102.956 dan sedangkan untuk buah buahan Rp. 10.294.
Menurut Menteri kesehatan Nila F. Moeloek jika dilihat dari status ekonomi, perokok miskin memiliki kecenderungan untuk mengorbankan kebutuhan pokok untuk memenuhi rokok.
Karenya, RZ bersama CSF (Cita Sehat Foundation) bersama-sama melakukan berbagai kegiatan untuk mengurangi perilaku merokok, diantaranya adalah mendukung gerakan Bebas Rokok Bandung. Walikota Bandung yang biasa di sapa kang emil dalam sambutannya memperingati Hari tanpa tembakau, “Mengajak anak-anak muda bandung untuk mulai berani menolak menjadi target iklan promosi rokok, kita mencoba hidup sehat tanpa rokok, jadikan kota Bandung keren sehat tanpa rokok.”
Di Bandung, RZ turut menandatangani deklarasi hari tanpa tembakau sedunia 2015 yang isinya diantaranya mendorong pemerintah untuk tegas dalam penegakan peraturan daerah tentang kawasan tanpa rokok dan pembatasan iklan rokok.***
Newsroom/Cita Sehat Foundation
Bandung
BANDUNG. Every year, on 31 May, WHO and partners mark World No Tobacco Day (WNTD), highlighting the health risks associated with tobacco use and advocating for effective policies to reduce tobacco consumption.
The illicit tobacco market may account for as much as one in every 10 cigarettes consumed globally, according to studies, including information supplied by the global customs community. The European Commission estimates that illicit trade in cigarettes costs the EU and their Member States over €10 billion annually in lost tax and customs revenue.
Moreover, according to the Indonesian Minister of Health, poor smokers in Indonesia tend to sacrifice their basic needs for cigarette.
Therefore, RZ and CSF collaborated with the local government of Bandung to invite the citizens of Bandung to stop smoking on the commemoration of World No Tobacco Day in Car Free Day Area, Dago, Bandung.
RZ and CSF invited the visitors of CFD to sign the declaration of enforcement of local regulations on smoke-free area and cigarette advertisement restrictions. ***