PEKALONGAN. Demi meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengembangkan potensi sumber daya di pedesaan, Akhmad Khoyrun Najakh selaku Relawan Inspirasi di Kabupaten Pekalongan menyalurkan bantuan sarana usaha berupa gerobak mie beserta peralatan dapur untuk kelompok Tani Jamur Tiram Bina Usaha Desa Tanjungkulon yang diketuai oleh Rejo Slamet.
Bantuan tersebut disalurkan pada bulan Februari 2015 lalu, setelah melihat potensi pertumbuhan hasil pertanian jamur tiram Desa Tanjungkulon yang cukup pesat. Namun, para petani jamur tiram sempat kebingungan ketika hasil pertanian jamur tiram melimpah akan tetapi belum ada produk olahan yang dihasilkan.
Pada saat pembinaan digelar, para anggota Kelompok Tani Jamur Tiram memberikan usulan beberapa jenis usaha yang memiliki prospek baik ke depannya. Sehingga kemudian anggota kelompok Tani Jamur Tiram yang hadir dalam forum pembinaan sepakat untuk membuat unit usaha baru yaitu menjual produk Mie ayam dan bakso dengan olahan jamur tiram.
Pemberian bantuan gerobak mie ini mendapatkan sambutan positif dari anggota kelompok Tani Jamur Tiram dan Masyarakat desa Tanjungkulon. Rencananya, Unit Usaha Mie Ayam Jamur yang diberinama “Rumah Jamur” ini akan mulai dibuka pada awal bulan maret 2015.
“Saya mewakili kelompok Tani Jamur Tiram Bina Usaha Desa Tanjungkulon mengucapkan banyak terimakasih kepada RZ atas pembinaan dan bantuan usaha yang telah diberikan kepada kami,” ujar Rejo Slamet disela-sela pembinaan yang telah dilaksanakan.***
Newsroom/Diki Taufik
Pekalongan
PEKALONGAN. To improve the economy and develop the potency of local people in Tanjungkulon Village, Pekalongan, Akhmad Khoyrun Najakh which is fielded as an Inspiration Volunteer there distributed business facility assistance in the form of merchandise cart and cooking ware to Tanjungkulon Oyster Mushroom Farmer Community on February 2015.
This month, they try to improve their income through selling chicken noodle and meatball which is mixed by processed oyster mushroom.
Previously, they had experienced confusion with regard to the targets sales of their product. However, they decided to run this business and they will name it “Rumah Jamur”.
“On behalf of Tanjungkulon Oyster Mushroom Farmer Community, we’d like to say thank to RZ for the business assistance and training,” Rejo Slamet, the chairman of Tanjungkulon Oyster Mushroom Farmer Community, said. ***