SEMARANG. Bank Sampah Resik Sehat (REHAT) di wilayah Integrated Community Development Pedurungan merupakan bank sampah yang baru diresmikan ditahun 2014 ini. Bank Sampah ini lahir atas keprihatinan pengurus RW 11 akan kondisi lingkungan yang masih banyak terdapat sampah tidak terkelola dengan baik. Masih banyak warga yang membuang sampah di sungai dan di pekarangan yang akhirnya semua dimusnahkan dengan dibakar.
Walaupun masih tergolong usianya sangat muda tapi semangat para pengurus bank sampah REHAT ini luar biasa, terbukti dari tidak henti-hentinya sosialisasi terkait Bank Sampah REHAT selalu dilakukan disetiap kesempatan pertemuan warga. Hal ini tentunya membuat sebagian warga semakin yakin dengan lahinrya Bank Sampah ini kedepannya lingkungan Blancirsari yang cukup terkenal dengan wilayahnya dengan sampah yang tidak terurus kedepannya akan semakin lebih baik.
Gerakan Bank Sampah ini mendapat dukungan dari pengurus RT yang ada di wilayah RW. 11, bahkan yang lebih menggembirakan lagi adalah mendapat dukungan penuh dari pihak kelurahan Plamongansari karena Bank Sampah REHAT ini menjadi satu-satunya Bank Sampah yang ada di wilayah kelurahan Plamongansari. Sehingga diharapkan menjadi penggerak kesadaran gerakan peduli terhadap kebersihan lingkungan khususnya di RT.02 dan umumnya di RW.11 Kelurahan Plamongansari Kecamatan Pedurungan. Beberapa prestasi yang sudah diraih oleh Bank Sampah Tegal Asri antara lain :
1. Menjadi Bank Sampah satu-satunya di wilayah ini, dan merupakan gerakan nyata peduli lingkungan.
2. Menjadi Inpirasi bagi warga di sekitar RW 11 Plamongansari.
3. Menjadikan seluruh warga Rw 11 mulai menyadari pentingnya menghidupkan Gerakan Pilah Sampah.
4. Pelopor gerakan urban farming wilayah RW.11 Kelurahan Plamongansari Kecamatan Pedurungan
“Semoga hadirnya bank sampah ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ucap Ketua PKK Supiati (45), warga Blancirsari III, RT 02/R 11.
“Hanya satu kata yang bisa saya ucapkan luar biasa, dan kegiatan inilah yang sebenarnya saya tunggu-tunggu sejak lama, terima kasih RZ,” kata Catur Arsantiana ( 46), warga Blancirsari III RT 02/ RW 11.***
Newsroom/RZ
Semarang
SEMARANG. Rehat Waste Bank located in Pedurungan Integrated Community Development. It has been established since 2014 based on the awareness of local people management toward waste management problem.
To introduce it and civilize environmental preserving program, the management of waste bank and some volunteers of RZ implement regular socialization of waste bank benefits to local people.
Through participating in waste bank community, the member will be introduced to the various types of waste and how to sort, manage, and sell them. In addition, they are also trained to produce valuable product by recycling waste.
Considering the benefits of waste bank program, local government also gives a full support toward the implementation of waste bank in Blancirsari. “Hopefully, the presence of waste bank could persuade people to be more aware toward environmental preservation,” Supiati (45), a local people, said. ***