Pertanyaan :
Karya pemberdayaan apa yang sudah dihasilkan selama 2008?
Semua karya tentu atas dukungan sobat zakat sekalian, berikut ini ringkasan pencapaian Rumah Zakat Indonesia pada tahun 2008 :
Community Development
• 4.062 keluarga terbina secara intensif di 35 Integrated Community Development (ICD)
• 169 keluarga mandiri dengan penghasilan di atas nishab zakat
• 278 keluarga terangkat penghasilannya di atas KHL (Kebutuhan Hidup Layak)
• 187 relawan lulusan Kampus Relawan
• 181 pemuda peserta Balai Latihan Kerja (Youth Development Centre)
• 1.244 anggota KUKMI (Kelompok Usaha Kecil dan Mandiri)
• Total penyaluran dana KUKMI Rp 2,6 Milyar
• 63 water well berdiri memberi akses air bersih dan MCK
HealthCare
• 1.884 ibu member Rumah Bersalin Gratiis
• 1.539 ibu terbantu bersalin gratis
• 12.842 kali pemeriksaan kehamilan gratis
• 1.075 kali pemeriksaan gratis pasca melahirkan
• 4.618 layanan KB (Keluarga Berencana) gratis
• 7.102 anak terimunisasi gratis
• 896 anak terkhitan gratis di Rumah Bersalin Gratiis
• 29.535 layanan pemeriksaan pasien gratis
• 6991 kali pengantaran jenazah gratis
• 108 pasien katarak teroperasi gratis
• 5 pasien bibir sumbing teroperasi gratis
• 42 pasien hernia teroperasi gratis
• 31.525 pasien terlayani dalam acara Siaga Sehat (pemeriksaan kesehatan massal)
EduCare
• 270 anak asuh bersekolah di Sekolah Dasar Juara
• 18.321 anak asuh mendapat beasiswa Kembalikan Senyum Anak Bangsa
• 14.657 anak asuh mengikuti program Kids Learning Centre
• 455 anak asuh mengikuti program Pusat Pengembangan Potensi Anak
• 3.680 anak asuh mengikuti Kemah Juara
Pertanyaan :
Rumah Zakat Indonesia sudah hampir 11 tahun, sudah dimana saja? Kembangin apa aja?
Alhamdulillah atas kasih sayang Allah dan dukungan semua pihak termasuk doa para mustahik, kini Rumah Zakat Indonesia berkembang semakin luas. Tercatat per Maret 2009 :
• Donatur bergabung : 85.057 donatur
• Amil terlibat : 721 amil (funding, back office, penyaluran & pendayagunaan; dokter, bidan, program officer, dll)
• Jumlah kantor : 1 kantor pusat
• 34 kantor cabang
• Jumlah Regional : 5 regional
Jagobodetabek
Jawa Barat
DIY, Jateng, Jatim
Sumatera
Ekspansi (Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Makasar, Jayapura)
• Berdiri 7 Rumah Bersalin Gratiis (RBG) di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Semarang, Medan & Pekanbaru
• Berdiri 15 Layanan Bersalin Gratis (LBG) bekerjasama dengan 20 Bidan mitra
• Berdiri 4 Sekolah Juara di Jakarta, Pekanbaru, Bandung, Cimahi
• Berdiri 1 Youth Development Centre (YDC) sebagai pusat pengembangan pemuda
• Berdiri 4 Integrated Community Development (ICD) Centre di 4 kota : Medan, Tangerang, Bandung, Yogyakarta
• Berdiri 227 Integrated Community Development (ICD) di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi sebagai pusat wilayah pembinaan dan pemberdayaan program terpadu
• Berdiri 18 Koperasi Syariah ”Mozaik” 17 kota besar
Pertanyaan :
Berapa komposisi dana donasi dalam dan luar negeri yang dikelola Rumah Zakat Indonesia?
Selama periode Januari-Desember 2008 dari total donasi terkumpul sebanyak Rp 71,4 M (naik 34% dari tahun 2007), komposisi Asal Dana : Dalam Negeri 95% dan Luar Negeri 5%.
Sementara itu dari sisi komposisi Cash Dananya terrekap : Cash 97%, Non Cash 3%. Dari data donasi tersebut rata-rata donasi/transaksi : Rp 347.880/orang
Pertanyaan :
Program kesehatan begitu banyak, apa yang difokuskan oleh RZI?
Rumah Zakat Indonesia selain tetap memberikan banyak layanan gratis seperti mobil jenazah gratis, operasi katarak, hernis, bibir sumbing gratis, kini semakin memfokuskan pada layanan gratis kesehatan ibu dan anak.
Program centre yang dipilih adalah Rumah Bersalin Gratiis yang kini telah hadir di 7 kota (Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Pekanbaru). Tahun 2009 ini ditargetkan berdiri 4 RBG lagi di Bandung, Jakarta Selatan, Tangerang dan Palembang.
Bagi kota-kota yang belum memiliki RBG tak perlu khawatir, hampir di seluruh cabang tiap kota telah tersedia program Layanan Bersalin Gratis (LBG) bekerjasama dengan bidan setempat. Layanan tetap gratis dengan pola membership.
Pertanyaan :
Zakat adalah rukun Islam yang tak hanya berkaitan pada sumber keuangan tapi juga teknologi pembayaran. RZI melalui Dewan Pengawas Syariah menetapkan bolehnya menggunakan kartu kredit selama kartu kredit syariah belum tersedia.
Kartu kredit konvensional tetap boleh digunakan sebagai bentuk kemudahan pembayaran asal selalu menjaga pembayaran tidak sampai melampaui batas jatuh tempo.